Rabu, 01 April 2015

Saya Bangga Dengan Ideologi Pancasila




Pancasila adalah Idiologi Bangsa Indonesa, yang mana kita sebagai warga Negara patut menjunjung tinggi Idiologi tersebut. Pancasila yang telah dirumuskan sedemikian rupa oleh para pendiri bangsa ini tentunya memiliki tujuan yang mewakili seluruh Rakyat Indonesia. 
Dimana Sila Pertama Mengharuskan seluruh masyarakat Indonesia Memiliki Agama yang di Akui di Indonesai, yakni ; Islam, Kristen, Hindu, Budha, dan Khatolik. Ini menjadi hal yang Urgen mengingat masih banyak warga didunia ini yang tidak mempercayai adanya Tuhan (Ateis). Sila kedua, yang mengharuskan para pemeluk idiologi Pancasila untuk memiliki dan menjunjungtinggi Hak Asasi manusia. Sila Ketiga, adalah sila yang bertujuan untuk mempersatukan Bangsa Indonesia yang mana bangsa ini memiliki beribu-ribu suku dan kebudayaan. Dengan semboyan Bineka Tunggal Ika yang berarti berbeda-beda tetapi tetap satu jua. Sungguh luar biasa Idiologi Bangsah ini. Saya Bangga beridiologi Pancasila. Sila keempat, yang mengatur atau menjadi dasar jalannya pemerintahan kita dengan Dewan Perwakilan yang dipilih langsung oleh rakyatnya.
Sila Kelima, Keadilan Sosial bagi seluruh Rakyat Indonesia. Inilah sila yang sangat saya junjung tinggi. Sila yang membuat para pengikutnya dapat berlaku adil atas sesame masyarakat.

Jika masyarakat Indonesia bisa menjiwai Pancasila ini saya yakin bahwa yang namanya KKN pasti akan hilang dengan sendirinya sehingga Pemerintah tidak perlu repot-repot membuat Lembaga Komisi Pemberantasan Korupsi.

Saya juga sangat bangga Beridiologi pancasila yang menjunjung tinggi Pluralisme. Banyak Negara didunia ini hanya karna berbeda faham dalam agama sehingga mereka saling membunuh satu sama lain. Tidak halnya dengan Pancasila. Sungguh Luar biasa Idiologi Pancasila ini.

PANCASILA DIERA GLOBALISASI



Pancasila yang notabenenya merupakan pegangan hidup Bangsah Indonesia kini mulai terkikis seiring pesatnya perkembangan Teknologi dan Informasi di Era Globalisasi saat ini. Pemerintah  juga sekarang ini tengah sibuk terhadap masyarakat yang berpergian Ke Sirya terkait ISIS. Padahahal seharusnya jika nilai-nilai Pancasila ini diserap baik oleh Bangsa Indonesia maka tidak perlu takut terhadap faham-faham Radikalisme seperti ISIS, sebab Pancasila mengandung nilai-nilai luhur yang bersifat fleksibel terhadap perkembangan zaman namun tetap memiliki Cirikhas tersendiri.
Pancasila diera globalisasi merupakan tantangan baru bangsa ini. Arus informasi yang semakin cepat sehingga paham-paham dunia barat  USA dan Eropa sangat mudah diakses oleh masyarakat Indonesia. Liberalisme yang dianut oleh dunia barat kini merambat ke tengah-tengah masyarakat Indonesia sebagai dampak negative globalisasi.
Idiologi Pancasila sebenarnya dapat menyesuaikan diri dengan perkembangan zaman, hanya saja Nilai-nilai yang terkandung didalamnya tidak terjiwai oleh masyarakat Indonesia itu sendiri. Sehingga Paham Riberalis dan Radikalis bisa dengan mudahnya menembus pemikiran bangsa ini. Banyak yang berpandangan bahwa Pancasila identik dengan Orde baru, maka setelah runtuhnya Orba nilai luhur Pancasila juga ikut runtuh.
Padahal Pancasila sebagai idiologi bangsa ini sangatlah penting difahami dan dijiwai. Sebab nilai-nilai yang secara tersirat maupun tersurat memiliki tujuan yang mulia dan dapat membawa bangsa ini kedalam peradaban yang baik. Ketika kita mampu menjiwai Pancasila, tidak perlu takut dengan faham radikal dan riberal yang meracuni pemikiran kita. Sebab Pancasila telah merumuskan nilainya sendiri mengenai “MAU DIBAWA KEMANA BANGSA INI KEDEPANNYA”.
Saat ini MPR tengah sibuk mensosialisasikan 4 Pilar Berkehidupan Berbangsa dan Bernegara yang mana terdiri dari Pancasila, UU 1945, Bhineka Tunggal Ika, dan NKRI. Ini memang harus ditanamkan sejak dini kepada anak cucu bangsa ini kedepannya. Dan ini bukan hanya menjadi tugas MPR, tetapi tugas kita bersama selaku warga Negara yang baik dan menjujung tinggi Idiologi Pancasila.

Senin, 11 Maret 2013

Demokrasi Pancasila

 Haii gan berkut ini merupakan Penjelasan mengenai demokrasi panca sila yang sa posting dari http://gooooocir.blogspot.com/2013/02/pengertian-demokrasi-pancasila.html.

Berikut penjelasannya.

           Kata "demokrasi" berasal dari dua kata, yaitu demos yang berarti rakyat, dan kratos/cratein yang berarti pemerintahan, sehingga dapat diartikan sebagai pemerintahan rakyat, atau yang lebih kita kenal sebagai pemerintahan dari rakyat, oleh rakyat dan untuk rakyat. Konsep demokrasi menjadi sebuah kata kunci tersendiri dalam bidang ilmu politik. Hal ini menjadi wajar, sebab demokrasi saat ini disebut-sebut sebagai indikator perkembangan politik suatu negara.

Menurut Wikipedia Indonesia, demokrasi adalah bentuk atau mekanisme sistem pemerintahan suatu negara sebagai upaya mewujudkan kedaulatan rakyat (kekuasaan warga negara) atas negara untuk dijalankan oleh pemerintah negara tersebut.
Demokrasi yang dianut di Indonesia, yaitu demokrasi berdasarkan Pancasila, masih dalam taraf perkembangan dan mengenai sifat-sifat dan ciri-cirinya terdapat berbagai tafsiran serta pandangan. Tetapi yang tidak dapat disangkal ialah bahwa beberapa nilai pokok dari demokrasi konstitusionil cukup jelas tersirat di dalam Undang Undang Dasar 1945. Selain dari itu Undang-Undang Dasar kita menyebut secara eksplisit 2 prinsip yang menjiwai naskah itu dan yang dicantumkan dalam penjelasan mengenai Sistem Pemerintahan Negara, yaitu:

Indonesia ialah negara yang berdasarkan atas hukum (Rechstaat).
Negara Indonesia berdasarkan atas hukum (Rechstaat), tidak berdasarkan kekuasaan belaka (Machstaat).
2. Sistem Konstitusionil
Pemerintahan berdasarkan atas Sistem Konstitusi (Hukum Dasar), tidak bersifat Absolutisme (kekuasaan yang tidak terbatas). Berdasarkan 2 istilah Rechstaat dan sistem konstitusi, maka jelaslah bahwa demokrasi yang menjadi dasar dari Undang-Undang Dasar 1945, ialah demokrasi


konstitusionil. Di samping itu corak khas demokrasi Indonesia, yaitu kerakyatan yang dipimpin oleh hikmat kebijaksanaan dalam permusyawaratan perwakilana, dimuat dalam Pembukaan Undang-Undang Dasar.


Dengan demikian demokrasi Indonesia mengandung arti di samping nilai umum, dituntut nilai-nilai khusus seperti nilai-nilai yang memberikan pedoman tingkah laku manusia Indonesia dalam hubungannya dengan Tuhan Yang Maha Esa, sesama manusia, tanah air dan Negara Kesatuan Republik Indonesia, pemerintah dan masyarakat, usaha dan krida manusia dalam mengolah lingkungan hidup. Pengertian lain dari demokrasi Indonesia adalah kerakyatan yang dipimpin oleh hikmat kebijaksanaan dalam permusyawaratan perwakilan, yang berdasarkan Ketuhanan Yang Maha Esa, Kemanusiaan Yang Adil dan Beradab, Persatuan Indonesia dan bertujuan untuk mewujudkan keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia (demokrasi pancasila). Pengertian tersebut pada dasarnya merujuk kepada ucapan Abraham Lincoln, mantan presiden Amerika Serikat, yang menyatakan bahwa demokrasi suatu pemerintahan dari rakyat, oleh rakyat dan untuk rakyat, berarti pula demokrasi adalah suatu bentuk kekuasaan dari รข€“ oleh untuk

Jumat, 08 Maret 2013

S1 MANAJEMEN: HAKIKAT PENDIDIKAN ISBD

S1 MANAJEMEN: HAKIKAT PENDIDIKAN ISBD: A.       kumpulan tugas-tugas sy

LOVE ARE LIFE: Kumpulan Pepatah Mengenai Cinta, Kehidupan, Motiva...

LOVE ARE LIFE: Kumpulan Pepatah Mengenai Cinta, Kehidupan, Motiva...: Cinta itu bagaikan jailangkun, datang dan pergi pergi begitu saja tanpa memikirkan sati sang pemiliknya. Kata orang tu dulu " kalau s...

LOVE ARE LIFE: Kumpulan Pepatah Mengenai Cinta, Kehidupan, Motiva...

LOVE ARE LIFE: Kumpulan Pepatah Mengenai Cinta, Kehidupan, Motiva...: Cinta itu bagaikan jailangkun, datang dan pergi pergi begitu saja tanpa memikirkan sati sang pemiliknya. Kata orang tu dulu " kalau s...

Belajar Main Gitar Akusik: 20 TIPS BERMAIN GITAR AKUSTIK UNTUK PEMULA

Belajar Main Gitar Akusik: 20 TIPS BERMAIN GITAR AKUSTIK UNTUK PEMULA: Gan kali ini saya akan membagikan 20 tips bermain gitar akustik untuk pemula yang saya posting dari http// www.belajargitar101.com/ . semoga...